Skip to main content

Kalian

Bismillah. Dengan nama Allah, dengan namaNya tidak berbahaya suatu apapun yang ada di langit maupun di bumi.
-----------------------------------------------
Mengapa?
Mengapa bahkan ketika aku peduli, malah tidak ada yang peduli.
Mengapa di saat aku merasa butuh. Malah semuanya menjauh.
Mengapa di saat aku menggerakkan suatu kebaikan, malah semua pergi dan mengacuhkan.
Aku tak tahu. Mungkin dunia telah berkonspirasi untuk tidak memihak kepadaku.
Mungkin semua orang sudah berkonspirasi untuk menjatuhkanku ketika aku sudah terlalu jatuh.
Dan aku tak tahu.
Ketika wajah wajah sebal menatap. Dan ketika sapa tak dijawab.
Bahkan orang orang yang dulunya sangat aku harapkan, kini berubah menjadi aslinya masing masing.
Aku tidak tahu.
Seperti aku hanya sendiri yang tidak tahu mekanisme yang mereka buat.
Seperti aku hanya akan berjuang sendiri untuk mewujudkan harapan.
Ah. Teruskanlah pekerjaan kalian kawan. Mungkin aku hanyalah sebuah kerikil kecil yang hanya mempersulit langkah kalian. Kalianlah yang lebih hebat.
Kalian akan menjadi hebat, dengan atau tanpa diriku.
Lanjutkanlah mimpimu. Dan jangan pedulikan aku. Bagaimapun aku memohon.

Comments

Popular posts from this blog

mungkin

Kalaupun memang harus aku tidak tahu, kalaupun memang sebaiknya aku tidak mengerti, maka tidak apa. kelak yang bersembunyi juga akan ditemukan kelak yang tak terlihat juga akan ditampakkan kalau memang sudah jalannya apakah harus aku menunggu haruskah aku mengingatnya? ataukah harus aku melupakannya, menjalani hidup dengan normal (kembali) ya, entahlah.. aku tidak  tahu, apakah harusnya aku mencari cari yang hilang itu berusaha memunculkannya sekarang atau menunggu waktu sampai ia muncul sendiri. mungkin yang kedua ini lebih baik. mungkin

The Young Gems

Bismillah.. Dengan Nama Allah dengan nama-Nya tidak berbahaya suatu apapun yang ada di langit dan bumi. -------------------------------------------------------------------------------- Ini adalah sebuah (lebih tepatnya sepenggal) kisah yang pernah saya lalui. Yang menjadi suatu kenangan untuk saya. Masih teringat saat aku pertama kali melangkahkan kakiku masuk ke kampus biru itu. Saat itu aku masih memakai seragam kebesaranku selama enam tahun disertai dengan sebuah tas baru yang dibelikan ibu sesaat setelah cap tiga jari dilaksanakan. Saat itu aku belum sepenuhnya paham akan arti 'masuk ke sekolah baru' yang ada dalam pikiranku adalah bukan apa apa. Aku memang tidak membayangkan bagaimana kehidupanku setelahku masuk disana. Aku tidak mempunyai bayangan samasekali. Yang jelas, aku akan memasuki fase kehidupan baru dimana aku akan berada bersama orang-orang yang baru pula. Beberapa hari kemudian, alhamdilillah. Allah menghendakiku untuk memasuki dan membuka lembar hidup b...

Syafakillah

Bismillah. Dengan nama Allah, dengan namaNya tidak akan berbahaya suatu apapun yang ada di langit maupun di bumi. Suatu musibah itu datang, apabila Allah memang menghendakinya. Dan sepertinya hal itulah yang terjadi kepada saya lusa. Mungkin memang Allah mengingatkan saya untuk lebih berhati-hati dalam setiap tindakan dan ucapan. Begitulah. Hari itu saya harus mengurus sesuatu hal yang memang mendesak dan harus diurus saat itu juga. Dalam perjalanan pulang, saya harus mengalami sebuah kecelakaan kecil yang mengakibatkan kaki kanan saya luka dan bengkak. Alhamdulillah, saya punya keluarga yang senantiasa bersama saya. Beginilah indahnya persaudaraan. Ketika yang lain jatuh, yang lainnya membangkitkan. Ketika kita butuh, maka mereka akan selalu ada, InsyaAllah. NB: Inilah beberapa dari mereka, dan saya sangat terharu dan bangga memiliki mereka semua. Semoga Allah juga memberikan kalian semua balasan yang terindah. Aamiin. Uhibbukum fillah. -stralucire ...