Skip to main content

Another Book : Tetap saja kusebut dia cinta



Bismillah..
Ada hal yang begitu menarik setelah saya berkunjung ke perpustakaan sekolah tadi siang. teman saya menemukan sebuah buku yang menurut saya sangat menarik walaupun saya hanya melihat sekilas dari sampulnya. 
Buku tersebut berjudul "Tetap saja kusebut dia  cinta" buah karya dari seorang penulis terkenal yaitu Tasaro GK. 
Dari sampul dan kertas didalamnya yang berwarna warni, buku ini sempat diperebutkan oleh  empat orang kawan saya untuk menjadi peminjam pertamanya, maklum buku baru.
Tibalah giliran saya meminjam buku itu, saya agak kaget ketika mengetahui bahwa buku tersebut bukanlah novel melainkan kumpulan cerita pendek karya Tasaro. Jujur saya tidak terlalu suka membaca kumpulan cerpen semacam ini, namun tidak untuk buku ini. Dari kisah pertama yang ditulis saya bisa menikmati ceritanya hingga tuntas, meskipun ada beberapa cerita yang punya akhiran 'nggantung'.
Saya sangat suka didalam buku ini diselipkan beberapa lukisan dari seorang pelukis muda (yang saya lupa namanya).

taken from gramediaonline.com

Comments

Popular posts from this blog

mungkin

Kalaupun memang harus aku tidak tahu, kalaupun memang sebaiknya aku tidak mengerti, maka tidak apa. kelak yang bersembunyi juga akan ditemukan kelak yang tak terlihat juga akan ditampakkan kalau memang sudah jalannya apakah harus aku menunggu haruskah aku mengingatnya? ataukah harus aku melupakannya, menjalani hidup dengan normal (kembali) ya, entahlah.. aku tidak  tahu, apakah harusnya aku mencari cari yang hilang itu berusaha memunculkannya sekarang atau menunggu waktu sampai ia muncul sendiri. mungkin yang kedua ini lebih baik. mungkin

The Young Gems

Bismillah.. Dengan Nama Allah dengan nama-Nya tidak berbahaya suatu apapun yang ada di langit dan bumi. -------------------------------------------------------------------------------- Ini adalah sebuah (lebih tepatnya sepenggal) kisah yang pernah saya lalui. Yang menjadi suatu kenangan untuk saya. Masih teringat saat aku pertama kali melangkahkan kakiku masuk ke kampus biru itu. Saat itu aku masih memakai seragam kebesaranku selama enam tahun disertai dengan sebuah tas baru yang dibelikan ibu sesaat setelah cap tiga jari dilaksanakan. Saat itu aku belum sepenuhnya paham akan arti 'masuk ke sekolah baru' yang ada dalam pikiranku adalah bukan apa apa. Aku memang tidak membayangkan bagaimana kehidupanku setelahku masuk disana. Aku tidak mempunyai bayangan samasekali. Yang jelas, aku akan memasuki fase kehidupan baru dimana aku akan berada bersama orang-orang yang baru pula. Beberapa hari kemudian, alhamdilillah. Allah menghendakiku untuk memasuki dan membuka lembar hidup b...

Syafakillah

Bismillah. Dengan nama Allah, dengan namaNya tidak akan berbahaya suatu apapun yang ada di langit maupun di bumi. Suatu musibah itu datang, apabila Allah memang menghendakinya. Dan sepertinya hal itulah yang terjadi kepada saya lusa. Mungkin memang Allah mengingatkan saya untuk lebih berhati-hati dalam setiap tindakan dan ucapan. Begitulah. Hari itu saya harus mengurus sesuatu hal yang memang mendesak dan harus diurus saat itu juga. Dalam perjalanan pulang, saya harus mengalami sebuah kecelakaan kecil yang mengakibatkan kaki kanan saya luka dan bengkak. Alhamdulillah, saya punya keluarga yang senantiasa bersama saya. Beginilah indahnya persaudaraan. Ketika yang lain jatuh, yang lainnya membangkitkan. Ketika kita butuh, maka mereka akan selalu ada, InsyaAllah. NB: Inilah beberapa dari mereka, dan saya sangat terharu dan bangga memiliki mereka semua. Semoga Allah juga memberikan kalian semua balasan yang terindah. Aamiin. Uhibbukum fillah. -stralucire ...